Hutan Kalimantan Habis Di Telan Waktu

Zaman dahulu memang orang orang suku kalimantan memang sudah melakukan penebangan hutan dan itu pun penebangan terjadi untuk sebuah ladang kecil dan saat mereka berhenti berladang ditanah itu maka hutan kembali tumbuh ke bentuk asalnya. Namun kehancuran dimulai sejak zaman ilegal logging dimana banyak perusahaan kayu dalam skala besar membabat pohon pohon untuk kepentingan manusia yaitu sebagai papan, balok, meja, lemari, dan lainnya yang memang berharga tinggi namun tidak sebanding dengan kerusakan yang terjadi.

Ilegal logging mulai meredam kini berganti lagi dengan perusahaan perusahaan penghancur lainnya yaitu tambang tambang batu bara, minyak bumi, dan gas. Memang hutan yang mereka tebang dijanjikan untuk ditanami kembali, tapi kita semua mengetahui bahwa bekas tambang tidak hanya hutan yang di gerus habis namun juga tanahnya habis habisan di gali membuat pencemaran dengan tumpahan tumpahan minya, oli, dan batu bara berceceran dimana mana pada perusahaan tambang tertentu ada saya lihat batu bara yang terbakar kedalam tanah dan tidak dapat di padamkan. kita mengetahui bahwa asap dari batu bara yang terbakar sangat buruk bagi kesehatan kita semua. Saya rasa tambang tambang yang tumbuh merebak bagai jamur di kalimantan ini tidak memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal, karena untuk memasuki perusahaan tersebut penduduk lokal yang kebanyakan tidak bersekolah hanya bisa mengigit kuku karena tidak mampu bersaing dengan orang yang dibawakan langsung dari pulau luar kalimantan. Beruntung sekarang harga batu bara anjlok dan banyak perusahaan batu bara yang menutup tambangnya namun tetap saja bekas bekas penambangan berupa lubang ditinggal begitu saja bagaimana bisa pohon pohon tumbuh kembali jika lubang lubang tersebut menjadi danau yang beracun.

Masa masa tambang batu bara memang sudah mulai berkurang namun ada penganti tambang batu bara tambah brutal lagi dalam menghancurkan hutan yaitu perkebunan kelapa sawit. Kelapa sawit seperti yang kita ketahui mempunyai banyak manfaat namun pengundulan hutan ratusan ribu hektar dikalimantan dan tempat lainnya dinusantara ini tidak dapat dimaafkan. Hutan hutan yang menjadi tempat untuk ribuan mahluk hidup habis di gunduli dan ketika binatang tersebut memetik buah sawit mereka, mereka membunuh, menyiksa binatang tersebut padahal mereka cuma memakan sedikit dari buah sawit dari perkebunan tidak seperti perkebunan yang menghabisi lahan mereka, pohon mereka.
Sudah cukup saya rasa dengan lahan perkebunan sawit yang ada sekarang saya tidak setuju jika ada lahan baru lagi yang dibuka. Karena hutan adalah paru paru mu, jika kamu masih bernapas dengan oksigen maka sisakan hutan untuk masa mendatang.

Pengundulan dan kerusakaan Hutan Kalimantan


Pengundulan ini dilakukan oleh PT.MPG
sumber greenpeace

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hutan Kalimantan Habis Di Telan Waktu"

Post a Comment

Jika ada pertanyaan, kritik atau saran. Jangan sungkan untuk berkomentar disini :)