Rumah Betang, Rumah Adat Asli Suku Dayak

Rumah betang, ayo pada tahu tidak rumah apa ini? Kalau belum tahu ketahuan waktu sekolah tidak fokus waktu pelajaran seni budaya. Rumah betang adalah sebuah rumah adat dari suku kalimantan yaitu suku dayak.

Suku dayak adalah suku asli kalimantan yang sejak dahulu kala hidup tentram didalam lebatnya hutan di pedalaman kalimantan. Namun saat ini banyak hutan yang telah di defortasi di kalimantan.

Rumah Betang dahulu digunakan sebagai tempat untuk berlindung suku dayak, rumah betang berbentuk seperti barak. Rumah nya memanjang dan kuat bagaikan terbuat dari beton padahal rumah betang terbuat dari kayu saja. Rahasia kekuatan rumah betang adalah kayu yg digunakan adalah kayu ulin (kayu kalimantan) kalau didaerah jawa namanya. Kayu ulin sangat kokoh dan tidak akan rapuh dalam waktu yang singkat.

Rumah betang itu tinggi (rumah panggung) dan juga memanjang didalamnya ada banyak keluarga yang berkumpul, masyarakat dayak hidup rukun walau mereka tinggal dalam satu atap. Tujuan dari tingginya rumah betang adalah agar mendapat perlindungan dari hewan buas dan juga untuk menghindari tradisi ngayau (memotong kepala suku dayak lain untuk sebuah acara kuno), Rumah panggung yg tinggi juga melindungi para suku dari binatang buas yang berada ditanah karena namanya juga dihutan yg lebat ada berbagai macam ancaman yang ada disana. Sebagai tiang penyangga rumah digunakan kayu ulin sebesar kaleng cat air, bisa dibayangkan bagaimana cara membawa tiang ini dari hutan dan bagaimana cara mereka mendirikannya dengan ukuran kayu yg besar dan berat seperti itu, namun karena suku dayak terkenal dengan gotong royong lihat saja rumah rumah asli betang yang ada sejak dulu kala menggunakan tiang yg begitu besar.

Untuk pengganti paku mereka menggunakan pasak dari kayu atau menggunakan sistem ikat menggunakan rotan saja, atap terbuat dari kulit kayu yg kuat dan tebal namun sekarang rumah jenis seperti itu sudah tidak ada, sekarang atap nya menggunakan sirap dari ulin. Karena rumah yang tinggi maka biasanya dibuat lah tangga dari sebuah pohon dan ketika malam tiba anak tangga akan dimasukkan kedalam rumah.

Jika bertanya tempat mandi, wc dan lainnya jelas tidak ada karena mandi dan buang hajat biasanya disebuah sungai, kan tahu saja kalimantan mempunyai banyak sungai baik yg besar mau pun yang kecil. Orang orang yang baru melihat betang biasanya binggung di depan rumah mereka ada patung, orang yg baru biasa akan mengira itu sebuah hiasan padahal itu adalah sebuah simbol bahwa ditempat itu pernah diadakan acara WARA yaitu acara pemindahan tulang orang yg sudah meninggal dari kuburannya ke dalam sebuah rumah kecil yang biasa nya tulangnya akan disimpan disitu. Acara ini di laksanakan oleh kaharingan, kaharingan adalah agama asli kalimantan sebagian penduduk asli kalimantan menolak agama mereka disamakan dengan Hindu.

Berikut beberapa foto dari rumah betang:
Fakta rumah betang

Keunikan rumah betang

Tradisi wara dirumah betang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rumah Betang, Rumah Adat Asli Suku Dayak"

Post a Comment

Jika ada pertanyaan, kritik atau saran. Jangan sungkan untuk berkomentar disini :)