Bekerja Bertaruh Nyawa Di Tower Operator Selular

Kamu dan saya mungkin sedikit saja marah ketika sinyal internet atau sinyal gsm tidak ada di sekitar kamu, bahkan ada orang yg tidak mau datang ke suatu wilayah karena tidak ada jaringan. Oleh karena itu kita mesti harus berterima kasih kepada para pekerja tower yang sangat handal dan berani mati menurut saya.

Saya bukan professional dalam pengerjaan tower namun saya pernah satu kali bekerja dalam pembuatan tower, awalnya saya ditawarin sama supervisiornya dari PT. Miratel yang bekerja untuk membuat tower untuk jaringan Telkomsel, kebetulan mereka sedang membutuhkan tenaga lokal karena jumlah pekerja di lapangan hanya ada 5 padahal umumnya harus 7 sampai delapan orang karena dalam membangun tower ada banyak pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga.

Tahap tahap pendirian tower adalah sebagai berikut..


Pengalian pondasi cakar ayam


Namanya juga bakal mendirikan tower yang tinggi maka pondasi cakar ayamnya dalam dan lebar juga. Saya lupa berapa meter lebarnya namun kalau dalam nya saya ingat 2 meter lebih. Penggalian pondasi itu dicangkul manual saja kalau tanahnya tidak bebatuannya namun kalau ada bebatuannya mau tidak mau supervisior harus menyediakan excavator untuk penggalian.

Merangkai ngeram besi cakar ayam, pemasangan dan pembuatan bekisting.


Dalam merangkai cakar ayamnya ini bisa dibilang pekerjaan yg mudah dan nyaman karena kita hanya duduk dan melilit lilit kawan binrat yang ada agar kokoh. Pemasangan besi cakar ayam yg telah di rangkai dan masukan ke dalam lubang pondasi cakar ayam yg telah dibuat jika sudah baru terpasang maka kamu bisa lakukan pemasangan bakisting.

Pengecoran cakar ayam


Pada tahap ini butuh banyak orang juga karena lubangnya kan tidak kecil dan butuh 100 sak semen, saya ingat pada waktu melakukan ini saya hampir sakit karena harus bekerja dengan molen yg menyala dari pagi sampai malam kami lemburin.


Penimbunan cakar ayam


Cakar ayam bakal ditimbun dan hanya tiang dari cakar ayam yg kelihatan, tiangnya nanti yang bakal di pasangin kaki towernya. Penimbunan ini juga kalau ada excavator lebih baik lagi.


Pemasangan tower naik ke atas.


Dalam hal ini saya waktu itu hanya berada dibagian pemutar katrol untuk mengangkat besi keatas. Pada bagian atas ada dua orang yg standby siap menunggu besi naik dan melakukan pemasangan baut baut tower tersebut. Yang saya katakan mereka adalah pekerja yg bertaruh nyawa karena mereka naik ke atas tanpa pengaman sedikit pun dan mereka yg berada dibawah pun tidak diberikan helm sebagai pengaman. Coba kamu bayangkan saja satu baut saja jatuh dari atas dan menimpa kepala apa tidak bocor dan mereka yg bekerja di bagian atas kalau mereka kepeleset saja mereka pasti tidak akan bernyawa lagi. Ini bukan salah perusahaannya namun adalah kesalahan supervisiornya karena supervisiornya tidak menyediakannya saya yakin uang untuk alat pengaman diri tersebut ada namun supervisiornya yg menggunakan uangnya untuk keperluan yg lain.

Setelah pemasangan tower selesai biasanya akan ada pembuatan tempat dudukan mesinnya. Nah terakhir adalah pemasangan pagar. Makanya dalam pembuatan tower bukan perkara yg mudah harus teliti dalam memasang tower kalau tidak habislah mereka merenggang nyawa. Makanya kita harus bisa bersyukur menurut saya karena dengan adanya mereka kita bisa menikmati jaringan selular yg mulus setiap harinya. Oh iya kawan saya bekerja itu berasal dari jawa tengah kebanyakan  dari Blora asalnya, kawan saya itu bilang yg berani bekerja memasang tower operator atau tower sutet kebanyakan memang dari jawa tengah dan jawa barat hanya sebagian saja yg dari jawa timur. Nah saya punya beberapa foto waktu di pekerjaan tower daerah muara teweh, jalan puruk cahu muara teweh km.7 ,.

Bekerja bertaruh nyawa

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bekerja Bertaruh Nyawa Di Tower Operator Selular"

Post a Comment

Jika ada pertanyaan, kritik atau saran. Jangan sungkan untuk berkomentar disini :)