Mengenal Tradisi Tua Suku Dayak Yaitu Ngayau

Masih berbicara mengenai tradisi dan adat istiadat suku dayak kali ini. Postingan saya kali ini mengenai tradisi nenek moyang saya yaitu Tradisi Ngayau, tradisi yang sudah lama kami hilangkan sejak ada perjanjian Tumbang Anoi.

tradisi ngayau suku dayak di kalimantan


Apa itu tradisi Ngayau.

Ngayau adalah tradisi suku dayak sejak lama yang sangat melekat pada suku dayak asli, mayoritas tradisi ngayau di lakukan oleh suku dayak dari Kalteng, Kalbar dan Kaltim. Untuk wilayah kalsel tradisi ngayau tidak terlalu terekspos.

Ngayau sebuah tradisi berburu kepala bukan lah isapan jempol belaka, karena buku yang memuat cerita ritual pemenggalan kepala tersebut sudah pernah di tulis oleh Carl Bock penulis asal Norwegia. Tradisi ngayau bukan karena mereka suka memenggal kepala orang saja namun karena sebuah kepala manusia di butuhkan untuk ritual suku dayak, ingat yang pernah saya katakan agama asli suku dayak sejak jaman dahulu adalah Hindu Kaharingan yang terkenal akan ilmu mistiknya, jadi dalam upacara upacara yang di lakukan mereka membutuhkan sebuah kepala manusia dari suku sub dayak yang ada sebagai persembahan dalam ritual.

Kepala manusia yang di penggal bukan lah sembarang kepala saja, ada syarat khusus untuk kepala yang akan di incar, yang saya tahu yaitu;
  • Kepala musuh
Seperti yang kita tahu di kalimantan ada banyak sub suku dayak, jadi kepala yang akan di incar tidak lah kepala manusia dengan suku yang sama. Misalkan; Suku dayak ngaju mengincar kepala suku dayak iban dan sebaliknya.
  • Kepala orang tertentu
Ngayau tidak akan main penggal kepala musuh sembarangan, mereka mempunyai target tertentu dalam mencari target yang akan di penggal kepalanya. Seperti target nya adalah orang yang perkasa di suku atau kepala orang yang masih perawan.

Lantas apakah bisa sembarang orang untuk menjadi Ngayau atau sebutan lain menjadi Pemburu kepala ?. Tentu saja tidak bisa karena ngayau sejatinya adalah laki laki yang tangguh mempunyai ilmu bela diri yang tinggi dan juga biasanya mempunyai ilmu kebal terhadap senjata.

Akan tetapi bersyukur lah karena tradisi ngayau sudah di hilangkan dari adat dayak karena di anggap hanya membuat perselisihan tiada akhir antara suku dayak dengan adanya Perjanjian Tumbang Anoi yang di adakan oleh Belanda. Tetapi walau di hilangkan dari adat dayak tradisi memenggal kepala biasanya akan keluar saat perang terjadi di Kalimantan, seperti perang suku Dayak - Madura para ngayau dari pedesaan semuanya keluar mengincar kepala musuh mereka. Karena bagi suku dayak kepala manusia mempunyai nilai tertinggi dan ada kebanggan tersendiri bisa memenggal kepala orang lain.

Demikian lah informasi yang bisa saya kasih kepada kamu semua yang penasaran dengan tradisi suku ngayau semoga bermanfaat untuk kamu semua.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengenal Tradisi Tua Suku Dayak Yaitu Ngayau"

Post a Comment

Jika ada pertanyaan, kritik atau saran. Jangan sungkan untuk berkomentar disini :)